Movie: The Goddess of Fire

Banyak yang complaint gara-gara lama ga nulis review lagi. Maafken yak semuanya :) Lagi males nulis, hehehe. Yang lama biarlah berlalu, ga usah di-review lagi. Lets start with the latest one.

Judulnya: Jung Yi, The Goddess of Fire. Serial ini rada panjang, ada 32 episode. Ceritanya berpusat pada seorang wanita bernama Jung Yi (ya iyalah, secara judul filmnya itu *_*), yang berhasil menjadi ahli keramik wanita pertama di era Joseon.


Alkisah di era Joseon, ada 2 orang ahli keramik bernama Lee Gang-Chun dan Yoo Eul-dam. Lee Gang-Chun ini seorang yang sangat ambisius dan menghalalkan segala cara untuk bisa menjadi seorang kepala Bunwon (tempat pembuatan keramik untuk kerajaan). Sementara Yoo Eul-dam adalah orang yang memang suka membuat keramik, tanpa ambisi. Di era ini, posisi ahli keramik hanya boleh untuk seorang laki-laki. Wanita hanya diijinkan sebagai asisten atau pembantu ahli keramik. Di antara 2 lelaki ini ada Yeon Ok, asisten Yoo Eul-dam. Dia dan Yoo Eul-dam saling mencintai, tapi Yeok Do ini diperkosa oleh Lee Gang-chun sehingga hamil. Untuk menutupinya, Lee Gang-chun menyuruh Ma Poong membunuh Yeok Do. Yeok Do berhasil melahirkan anaknya dan meminta Yoo Eul-dam merawat putrinya ini, sebelum dia meninggal.

Di sisi lain, di kerajaan Joseon ini, raja memiliki 3 orang putra. Dua putranya berasal dari ratu, yakni Im Hae dan Gwang Hae. Putra bungsunya berasal dari selirnya In Bin, yakni Hang Soo. Im Hae ini berambisi untuk menjadi putra mahkota, sementara Gwang Hae dan Hang Soo tidak. Tetapi ibu dari Hang Soo, lady in Bin sangat ingin anaknya menjadi putra mahkota.

Suatu ketika dalam rangka memilih kepala Bunwon, raja mengadakan sayembara membuat mangkuk teh untuk ratu. Lee Gang-chun dengan licik membuat Yoo Eul-dam kalah bahkan harus menerima hukuman mati karena dianggap hendak melukai ratu. Yoo Eul-dam tidak jadi dihukum mati. Dia diusir dari Bunwon dan hidup di tempat terpencil sambil membesarkan anaknya Yeok Do, yang dianggap sebagai anaknya sendiri dan dinamai Jung Yi.

Jung Yi ini (Jin Ji-hee/Moon Geun-young) disusui oleh ibu dari Tae Do (Park Gun Tae/Kim Bum) dan Jung Yi mengganggap Tae Do sebagai kakaknya sendiri. Selain mereka, Jung Yi bersahabat dengan Hwa Ryung (Kim Ji-min/Seo Hyun-jin). Tae Do sangat melindungi Jung Yi dan menaruh hati padanya, bahkan hingga akhir hayatnya (ceile), sementara Hwa Ryung menaruh hati pada Tae Do (so standard *_*).

Sementara itu, pertemuan nasib terjadi antara Jung Yi dan Gwang He (Noh Young-hak/Lee Sang-yoon) di sebuah lubang perangkap hewan di hutan. Mereka jatuh cinta pada pandangan pertama. Dan roda nasib terus berputar di sekeliling mereka.

Singkat cerita, ada beberapa hal terjadi di kerajaan, yang membuat Yoo Eul-dam kembali terlibat dan ini meresahkan Lee Gang-chun. Lee Gang-chun pun menyuruh Ma Poong membunuh Yoo Eul-dam. Hal ini membuat Jung Yi dendam terhadap Lee Gang-chun yang notabene tanpa diketahuinya adalah ayah kandungnya.

Yang T suka dari serial ini: akting pemaen-pemaen mudanya bagus. Udah gitu casting-nya oke banget, bisa nemu orang-orang dengan wajah yang mirip saat muda dan dewasa. Lihat deh:

Permainan Jin Ji-hee, Noh Young-hak, dan Park Gun-tae sebagai Jung Yi, Gwang He, dan Tae Do muda memukau. Ceritanya sendiri standard ya, seperti kebanyakan serial kolosal era Joseon lainnya. Udah gitu, kayaknya ngeliat Moon Geun-young berperan sebagai wanita yang menyamar jadi pria bukan hal baru. Doi dah pernah melakukan peran serupa di Painter of the Wind. Body-nya yang petite dan wajahnya (yang biarpun sebenernya doi dah mulai dewasa) tapi tetep kelihatan seperti anak kecil, kurang cocok menyamar sebagai laki-laki. Hmmp, ga tahu ini T yang subyektif atau apa, hehehe, emang ga terlalu suka Moon Geun-young :) Ending cerita juga seperti kebanyakan serial Korea lainnya, endung banget (ending nanggung). Ga klimaks. Kenapa sih serial Korea selalu gitu, bagus di awal dan tengah, habis itu endung :(

Btw, Kim Bum dan Moon Geun-young mengalami cinlok dan beneran pacaran ampe sekarang, gara-gara serial ini :( Lee Kwang-soo (Running Man) di sini sukses nyebelin banget :) Anyway, (telat lagi) baru nyadar Lee Sang-yoon ganteng, wkwkwkwk, yang menjadi satu-satunya alasan T menonton serial ini sampe tamat :D

Movie: Cheongdamdong Alice

Ini postingan pertama T di tahun 2013. Sebenernya sudah banyak film laen yang T tonton tapi belum T review, yang ujung-ujungnya, berhubung dah kelamaan, males deh review :)
Cheongdamdong Alice ini standard lah. Ada 16 episode. Ceritanya tentang si kaya dan si miskin. Adalah Han Se Kyung (Moon Geun Young), anak seorang tukang roti yang nyaris bangkrut, yang memiliki motto L'effort est ma force alias kerja keras adalah kekuatan saya. Namun apa daya, kerja keras dan kecerdasannya, tidak pernah bisa membuat dia berhasil mendapatkan pekerjaan yang dia inginkan, meskipun nilai-nilainya bagus dan sering memenangkan kompetisi design. Kenapa? Karena tidak bisa dipungkiri, outer appearance masih penting di dunia ini. Penampilan Han Se Kyung yang jauh dari keren membuat dia tidak diterima sebagai designer. Sementara pacarnya Han Se Kyung, bernama So In Chan (si ganteng Namgoong Min) justru terlibat hutang yang sangat banyak dikarenakan harus merawat ibunya yang sakit-sakitan, yang ujung-ujungnya membuat dia terpaksa melakukan kejahatan di tempat kerjanya. Di sinilah semuanya bermulai.

Han Se Kyung bertemu dengan teman masa sekolahnya, Seo Yoon Jo (So Yi Hyun), yang sudah menjadi istri seorang konglomerat. Merasa hidupnya tidak adil, Han Se Kyung berniat menempuh jalan seperti Seo Yoon Jo, yang berhasil masuk ke lingkungan Cheongdamdong alias tempatnya orang-orang kaya. Han Se Kyung secara tidak sengaja bertemu dengan bos dari pacarnya, Cha Seung Jo (Park Si Ho) yang juga memiliki nama lain Jean Thierry Cha, yang adalah mantan pacar Seo Yoon Jo sewaktu di Perancis. Cha Seung Jo ini memiliki trauma akibat hubungan yang buruk dengan ayahnya, sejak ia ditinggal pergi ibunya juga saat ia putus dengan Seo Yoon Jo. Saat itu, ayah Cha Seung Jo tidak merestui hubungan mereka karena menilai Seo Yoon Jo tidak pantas untuk Cha Seung Jo. Atas nama cinta, Cha Seung Jo melepas statusnya sebagai anak orang kaya, dan memilih pacarnya, walaupun itu membuat ia tidak memiliki uang sepeserpun. Namun keputusannya ini justru membuat Seo Yoon Jo meninggalkannya.

Ketidakpercayaan Cha Seung Jo atas cinta sejati mempertemukannya dengan Han Se Kyung yang rela melepas semua yang dia miliki demi pacarnya, membuat Cha seung Jo perlahan mulai bisa mengatasi traumanya dan berubah.
Kurang lebih begitulah ceritanya. Sebenernya kebiasaan T sebagai analis ^_*, ada hal-hal yang kayaknya ga cocok di sini. Han Se Kyung kan pengen jadi designer, tapi penampilannya ga banget. Bukan masalah miskinnya, tapi kreatifnya atas penampilannya rasa-rasanya kurang. Lagian dengan potongan rambut berponi dan wajah Moon Geun Young yang lebih cocok jadi anak SMA, kayak kurang dewasa disandingkan dengan Park Si Ho, Kim Ji Seok, maupun Namgoong Min :) Tapi ada beberapa poin berasanya bener banget di film ini. Cara berpikir orang yang terlahir kaya dan yang terlahir miskin itu berbeda. Kepercayaan diri mereka tidak sama. Ketidakadilan atas usaha, kerja keras, dan penampilan seseorang itu sangat jelas masih ada di dunia ini. Yang paling suka adalah masalah mentalnya. Kenapa kalo orang kaya yang pengen berpasangan dengan sesama orang kaya tidak dianggap matre, sementara bagi orang miskin itu dianggap matre, padahal dua-duanya sama-sama menginginkan keamanan dan kenyamanan atas financial dan hidup mereka.